Pada hari Rabu Tanggal 28 Agustus 2019 Pukul 08.40 wib Telah Berlangsung Kegiatan Rapat Koordinasi Rencana Aksi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Provinsi Riau Tahun 2019. Dengan Tema "Sinergitas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Dalam Rangka Merekatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa". Yang dilaksanakan di Hotel Premier Jalan Jenderal Sudirman Kota Pekanbaru. Dihadiri sekitar ± 120 Orang.
Adapun yang
turut hadir sebagai berikut :
- Direktur Kewaspadaan Direktorat Jenderal Politik Kementerian Dalam Negeri RI. (Bapak Dr. Ali Akbar)
- Wakil Gubernur Riau (Brigjen TNI (Purn) H. Edy Natar Nasution, S.Ip)
- Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Riau (Drs. Chairul Riski, MS, MP)
- Kapolda Riau (Irjen. Pol. Widodo Eko Prihastopo)
- Danrem 031/WB (Brigjen TNI Mohammad Fadjar)
- Kejati Riau Diwakili Asintel Kejati Riau (Simurung Pandapotan Simaremare. SH. MH)
- Kabinda Riau (Marsma TNI Pnb Bambang Nurwicahyo)
- Lanud Roesmin Nurjadin Diwakili Oleh Kasi Intel Lanud Roesmin Nurjadin (Letkol. Sus. Ali Isnen Pasaribu)
- Kapolres Se - Provinsi Riau
- Kejari Se- Provinsi Riau
- Dandim Se - Provinsi Riau
- Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab/Kota Se - Provinsi Riau (Mewakili)
- Kepala OPD di Lingkungan Pemerintahan Provinsi Riau (Mewakili)
- Pada pukul 09.00 wib Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
- Pada pukul 09.05 wib Laporan Ketua Pelaksanaan Kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Riau menyampaikan sebagai berikut :
- Adapun Maksud dan tujuan kegiatan Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2019, yaitu Untuk mewujudkan dan meningkatkan koordinasi, keterpaduan, serta sinergisitas antar seluruh unsur aparatur Pemerintah Daerah yang tergabung dalam Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial di Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, khususnya dalam melakukan langkah-langkah penanganan konflik terhadap potensi konflik sosial yang terjadi di daerah.
- Terciptanya koordinasi, konsolidasi serta hubungan yang sinergis antar Tim Tingkat Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam rangka penanganan konflik sosial.
- Terbangunnya kesepahaman, kesamaan dan keterpaduan visi, misi, persepsi dan strategi antar Tim Terpadu Tingkat Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam rangka penanganan konflik sosial.
c.
Pada pukul 09.10 wib Kata Sambutan Wakil
Gubernur Riau (Brigjen TNI (Purn) H. Edy Natar Nasution,S.Ip) menyampaikan
sebagai berikut :
- Pembentukan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial khususnya di daerah antara lain bertujuan untuk mengefektifkan keterpaduan dan koordinasi antar aparatur Pemerintah Daerah dengan Instansi vertikal terkait di daerah, khususnya dalam upaya penanganan konflik sosial melalui langkah-langkah kegiatan pencegahan konflik, penghentian konflik dan pemulihan Pascakonflik.
- Upaya penanganan konflik sosial yang dilakukan secara terkordinasi melalui Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial dalam satu tahun terakhir secara umum sudah berjalan dengan optimal.
- Untuk itu melalui rapat ini, kami kembali menekankan bahwa pelaksanaan Rencana Aksi Terpadu Penanganan Konflik Sosial menjadi penting untuk kita laksanakan bersama, demi menjaga kondusifitas keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat di daerah, mengingat ini merupakan amanat dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial, beserta peraturan tindak lanjutnya.
- Berkenaan hal ini kami kembali menekankan khusus kepada Tim Terpadu Tingkat Provinsi agar terus mendorong Kabupaten/Kota untuk segera membentuk Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala Daerah.
~
Pada pukul 09.20 wib Pembacaan Doa.
~
Pada pukul 09.23 wib Sesi Foto Bersama.
Pada pukul 09.30 wib Kegiatan Pembukaan Rapat
Koordinasi Rencana Aksi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Provinsi Riau
Tahun 2019. Dengan Tema "Sinergitas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial
Dalam Rangka Merekatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa". Yang dilaksanakan
di Hotel Premier Jalan Jenderal Sudirman Kota Pekanbaru selesai dilaksanakan.
Selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman dan kondusif.






Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.
BalasHapusNama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.
Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.
Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.
Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut